//
you're reading...
Social/Politic

Komunitas Besar Itu Bernama NU (bagian 2 dari 2 tulisan)

ImagePertanyaannya adalah apakah setiap komunitas harus memilih satu diantara tiga tipe komunitas ini? Jawabnya tidak, cuma biasanya diantara tiga itu ada ada satu yang dominan. Tipe komunitas hubs biasanya dipilih sebagai awal untuk membentuk komunitas, karena dengan adanya tokoh idola yang kuat maka eskalasi untuk mendapatkan “masa” komunitas akan cepat tercapai.  Namun titik lemahnya komunitas yang terlalu mengandalkan pada karisma ketokohan secara jangka panjang tidak baik, begitu tokohnya hilang maka komunitas itu akan goyang dan lambat laun akan memudar.

Komunitas yang sudah mapan biasanya tipe komunitas yang dominan adalah tipe web, dimana komunitas ini sudah memiliki jejaring yang tersebar luas dan infrastruktur yang kuat. Namun tipe ini juga cenderung mulai rigit dan kaku dimana anggota komunitasnya harus memiliki komitmen yang kuat untuk membesarkan komunitas.

Komunitas pools masa depannya masih tanda tanya, banyak kalangan berpendapat bahwa dengan adanya dunia semakin horizontal, meminjam judul buku Friedman, The World is Flat, sekat-sekat ideologi telah hilang. Ideologi telah mati. Lihatlah masyarakat sekeliling kita semakin pragmatis dalam melihat persoalan, kalo dulu kita sering mendengar pertanyaan “dia orang kita atau orang mereka? Sekarang sudah semakin jarang terdengar.

Kita kembali membahas NU sekarang, sebagai ormas dengan basis masa besar sekaligus memiliki spektrum yang luas segera berbenah diri menghadapi perubahan paradigma dan perilaku sosial jamaahnya.

Rasanya tidak mungkin NU kembali ke tipe komunitas hubs murni, orang sekaliber Gus Dur tidak mungkin terlahir kembali dalam rentang waktu 100 tahun lagi. Karena itu saya manawarkan kepada teman-teman diskusi malam itu NU seharusnya memilih kombinasi tiga kombinasi komunitas tersebut dengan driver utamanya adalah tipe komunitas web kemudian di ikuti oleh hubs dan pools.

Penguatan jejaring baik yang di struktural dan kultural NU harus di perkuat, idealnya di kotomi struktural dan kultural harus di hilangkan. NU harus merangkul semua spektrum orang-orang NU di semua bidang dan pemikiran, orang NU bisa berkarya dimana saja tapi harus selalu terkoneksi dengan NU, NU harus berani membuka diri terhadap terhadap semua kelompok profesi terutama untuk wilayah perkotaan, sehingga jejaring NU akan tersebar dimanapun.

Hubs masih diperlukan terutama untuk wilayah pedesaan, para romo kyai di berbagai pesantren masih bisa menjadi perekat jamaah NU di pedesaan. Para kyai bisa menjadi hubs kecil di wilayahnya masing-masing dan NU harus mampu memfasilitasi konektifitas diantara hubs-hubs kecil ini.

Penguatan Ideologis bukan tidak penting, Aswaja harus tetap diperkuat untuk membentengi NU dari gelombang pemikiran baru islam yang datang belakangan yang penuh kebencian dan purifikasi. Yang perlu diingat penguatan ideologi ini harus bersifat ofensif. NU harus lebih sering mengkomunikasikan pandangan-pandanganya yang moderat itu tapi tentu saja harus dengan bahasa kekinian.

Selain itu yang penting NU harus mampu mengelola komunitasnya. Komunitas itu seperti kita memegang pasir, kalo kita terlalu erat memegang pasir maka pasir yang kita pegang akan buyar, begitu juga kalo kita terlalu longgar memegang pasirnya maka pasir yang kita pegang juga sedikit. Karena  diperlukan cara yang pas dan tepat untuk memegang komunitas tersebut.

Tak terasa jam sudah menunjukkan jam 3 pagi, obrolan warung kopi ini harus di akhiri karena kami harus pulang ke keluarga masing-masing. Kami pulang dengan harapan semoga NU dan segala pemikiran dan kiprahnya akan abadi di Indonesia.

Advertisements

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Archives

%d bloggers like this: