Analisis Survei: Menguji Militansi Pendukung Capres-Cawapres

Militan menurut KBBI adalah bersemangat tinggi; penuh gairah; berhaluan keras. Sementara itu, menurut para ahli pengertian militan adalah seseorang yang penuh semangat aktif, pejuang dan agresif serta memiliki atau menunjukkan keinginan atau kemauan untuk menggunakan metode yang tegas, ekstrim, dan terkadang dengan paksaan untuk mencapai sesuatu. Sementara itu Militansi menurut KBBI adalah Nomina (kata benda) ketangguhan dalam berjuang (menghadapi, kesulitan, berperang, dan sebagainya); Militansi, diukur dengan loyalitas, kerja keras, bahkan kepatuhan1.

Militansi biasanya didorong oleh beberapa faktor pemicu, pertama adanya perasaan tertekan dan ketidakadilan, kedua karena adanya musuh bersama yang harus dihadapi bersama, dan yang ketiga, kekuatan dorongan komunal karena adanya kesamaan keyakinan dan tradisi.

Dalam pemilu presiden 2019 ini banyak pendapat dari pengamat yang mengatakan bahwa pendukung Prabowo-Sandi lebih militan dibanding pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin, dan ini diakui sendiri oleh Joko Widodo. Dalam beberapa kesempatan Joko Widodo sering mengingatkan kepada pendukungnya agar tidak kalah militan dengan pendukung Prabowo-Sandi.

Dalam mengukur tingkat militansi pendukung capres-cawapres, Alvara Research Center menggunakan tiga indikator. Pertama, tingkat kemantapan pemilih terhadap capres-cawapres yang dipilihnya. Kedua, tingkat kebanggaan terhadap capres-cawapres yang didukungnya. Ketiga, tingkat keingininan merekomendasikan capres-cawapres yang didukungnnya kepada orang lain.

Tingkat Kemantapan
Berdasarakan data survei bulan Oktober 2018, Desember 2018, dan Februari 2019 terlihat bahwa semakin mendekati hari pemilu, kemantapan pemilih terhadap capres yang dipilih semakin tinggi, bahkan survei bulan Februari 2019 pemilih yang sudah tidak mungkin berubah sudah mencapai 80%. Dari sini kita bisa melihat bahwa pemilih semakin solid dengan pilihannya.

Tingkat Kebanggaan
Tingkat kebanggaan pendukung PS-SU terhadap pasangan PS-SU sejak bulan Oktober 2018 sudah tinggi, angknya diatas 90%, disaat yang sama tingkat kebanggaan pendukung JKW-KMA pada bulan Oktober 2018 masih dibawah 80%. Hal ini bisa terjadi karena saat itu beberapa pendukung Jokowi masih belum bisa menerima KH Ma’ruf Amin sebagai Cawapres Joko Widodo. Namun demikian seiring waktu, tingkat kebanggaan terhadap masing-masing capres-cawapres sudah diatas 90% pada survei Desember 2018 dan Februari 2019.

Tingkat kebanggan pendukung JKW-KMA menunjukkan trend peningkatan dan bahkan secara total mampu menyalip tingkat kebanggaan pendukung PS-SU dibulan Februari 2019, namun bila dilihat lebih rinci, derajat kebanggaan pendukung PS-SU masih lebih baik dibanding pendukung JKW-KMA, hal ini bisa dilihat dari yang menjawab “Sangat Bangga“ pendukung PS-SU lebih tinggi dibanding pendukung JKW-KMA.

Tingkat Keinginan Merekomendasikan
Salah satu indikator utama untuk mengukur tingkat militansi adalah ukuran seberapa kuat keinginan seseorang memiliki keinginan merekomendasikan kandidat capres-cawapres yang didukungnya kepada orang lain. Bila dua indikator sebelumnya lebih bersifat passive action, maka indikator yang terakhir menggambarkan keaktifan seseorang ikut mempromosikan dan mengkampayekan kandidat yang didukungnya.

Hasil survei Alvara Research Center menunjukkan pola indikator tingkat merekomendasikan tidak berbeda dengan pola indikator tingkat kebanggaan. Tingkat keinginan merekomendasikan pendukung JKW-KMA cenderung menunjukkan peningkatan, sementara keinginan merekomendasikan pendukung PS-SU stabil, meski mengalami penurunan di bulan Februari 2019 namun angkanya masih diatas 90%.

Dari ketiga indikator tersebut kita bisa simpulkan bahwa diawal-awal kampanye, pendukung JKW-KMA kalah militan dibanding pendukung PS-SU, namun semakin mendekati hari pemilu, militansi pendukung JKW-KMA mulai bisa menandingi militansi pendukung PS-SU.

Semakin mendekati hari-h pemilu militansi ini menjadi salah satu faktor kunci kemenangan kandidat, karena militansi pendukung akan berkorelasi secara nyata dengan tingkat kehadiran mereka datang ke TPS untuk mencoblos kandidat yang didukungnya.

1
https://www.kompasiana.com/dhalbanwongedewex/5bed1188bde57551005c7c04/belajar-memahami-makna-militan-dan-militansi?page=all

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s