-
Continue reading →: Membaca Ulang Kelas Menengah Bawah: Potensi Konsumen yang Sering DisalahpahamiSelama bertahun-tahun, narasi pertumbuhan ekonomi Indonesia selalu menempatkan kelas menengah sebagai lokomotif pembangunan. Mereka diagungkan sebagai pendorong dan penyangga utama ekonomi. Namun, bila kita telaah lebih dalam, apa yang sering disebut sebagai kelas menengah di Indonesia sejatinya adalah kelompok masyarakat yang hidup di ambang batas rentan. Mereka bukan miskin, tapi…
-
Continue reading →: Probabilitas: Cara Berpikir di Dunia yang Tak PastiBeberapa hari yang lalu, saat scrolling media sosial, Instagram, saya berhenti sejenak pada unggahan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie. Dalam komentarnya soal Timnas Indonesia, dengan rinci ia menyebut prediksi peluang lolos/tidaknya Timnas Indonesia ke Piala Dunia berbasis probabilitas. Sekilas terlihat sederhana—hanya satu kata: probabilitas. Tapi…
-
Continue reading →: Sudah Ngopi Hari Ini?Sekitar tahun 2006/2007, ketika trend ngopi belum seperti sekarang, saat saya masih berkantor di kantor yang lama, MarkPlus, pernah melakukan riset tentang kopi untuk Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI). Saat itu belum banyak cafe yang menjual specialty coffee, warkop yang menjual kopi dengan biji kopi tertentu. Saya ingat Latazza Coffee,…
-
Continue reading →: Ancaman Depopulasi: Bayang-Bayang Krisis Demografis Dunia dan Dampaknya bagi Indonesia
Di tengah hiruk-pikuk isu perubahan iklim, krisis energi, dan konflik geopolitik, dunia kini menghadapi tantangan yang tak kalah genting namun kerap luput dari perhatian: ancaman depopulasi. Fenomena ini terjadi ketika tingkat kelahiran suatu negara menurun secara signifikan hingga berada di bawah angka penggantian (replacement rate), yakni rata-rata 2,1 anak per…
-
Continue reading →: Warisan Jonan
Bagi generasi seperti saya pasti pernah mengalami betapa naik kereta api di tahun 90an hingga awal 2000an adalah pengalaman yang tidak pernah bisa dilupakan, tidak tepat waktu, gerbong kotor dan jorok, stasiun ala kadarnya. Bagi yang naik kereta ekonomi pelayananya sangat tidak manusiawi, ketika tidur kaki bertemu kepala disela-sela kursi,…
-
Continue reading →: Advancing Humanity
Saat halal bihalal IKA ITS hari Sabtu (26/04/25), Gus Ulil Abshar Abdalla menyampaikan ditengah derasnya arus perkembangan teknologi terutama teknologi informasi sekarang ini seharusnya kita jangan lupa bahwa kita ini adalah manusia. Dalam banyak hal mesin atau teknologi selalu benar, sementara manusia bisa berbuat salah, tapi justru karena belajar dari…






